Rabu, 10 Juli 2013

Handband sebagai identitas diri

Handband
Handband PJPK MPKMB IPB 49
Handband, atau jika dalam bahasa indonesia lebih diartikan sebagai penanda yang digunakan pada lengan tangan. Biasanya handband digunakan oleh sekumpulan orang yang memiliki kegiatan yang sama. Namun secara global, handband lebih sering digunakan oleh sebuah divisi/grup/kelompok dan lain-lainnya sebagai penanda/pembeda antara suatu kelompok dengan kelompok yang lainnya.

Saya pribadi pernah membuat handband untuk divisi yang saat itu saya ikuti. Yaitu Divisi PJPK, dalam kepanitiaan MPKMB 49 IPB. Dahulu saya mencari bahan untuk membuat handband ini, dan ternyata sangat minim. Untuk itulah saya membuat postingan ini, ingin membagi pengalaman.

Tahun sebelumnya saya juga salah satu anggota PJPK untuk program keahlian saya, INF. Oiya, sekedar info, PJPK kepanjangan dari (Penanggung Jawab Program Keahlian). Ini adalah salah satu divisi di kepanitiaan MPKMB (Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru) IPB, atau yang lebih dikenal dengan Ospek, bedanya di MPKMB sama sekali TIDAK ADA PERPLONCOAN. Divisi ini adalah divisi yang paling dekat dengan mahasiswa baru, artinya kitalah ujung tanduk dari acara MPKMB ini, berbagai informasi, persiapan, kelengkapan, dll dari atau untuk mahasiswa baru, divisi ini yang mempersiapkan. Dan saya sendiri, mendapatkan amanah untuk membimbing mahasiswa baru dari jurusan saya sendiri, Manajemen informatika.


Handband ini terbuat dari Bahan polyester pada bagian "PJPK", dan pada tulisan "Divisi" juga "Generasi berkarya", dari sablonan tebal, sehingga semuanya terasa timbul. Untuk sisi warna merah dibordir pada umumnya. Di sisi bagian luar, sekeliling handband terdapat warna emas, menandakan bahwa ini adalah divisi emas sebagai ujung tombak dari suatu acara. Ini juga saya berikan desain awal saya.

Desain handband
Desain handband
Terdapat beberapa perbedaan antara desain dengan hasil jadi. Tapi sayangnya, tidak saya foto, karena saat penulis menuliskan postingan ini, handband sedang dipinjam untuk dijadikan contoh membuat handband lainnya. Dari desain terlihat bahwa pada bagian perekat 2, lebih panjang, karena dikhawatirkan ukuran lengan pemakai, lebih kecil atau bahkan lebih besar. Kurang lebih ketidaksesuaian desain terbesar terletak pada bagian itu, semoga saja dari postingan ini, ada sedikit tambahan ide untuk para pembaca, maupun manfaat yang dapat diambil. Terima kasih.

Rabu, 22 Agustus 2012

Seputar Gelar-gelar, Jenjang pendidikan di Perguruan Tinggi

Jalur pendidikan Profesional : 
1. Diploma I, Sebutan "Ahli Pratama", Singkatan "A.P."
2. Diploma II, Sebutan "Ahli Muda", Singkatan "A.Ma."
3. Diploma III, Sebutan "Ahli Madya", Singkatan "A.Md."
4. Diploma IV,
Sebutan "Ahli", Singkatan "A." (Setara dengan S1 (Sarjana)),Tapi ada juga yang menyebutnya "Sarjana Sains terapan", gelarnya "S.ST",

Jalur pendidikan Akademik :
5. Sarjana 1(Strata 1), Sebutan "Sarjana ...", Singkatan "S.(...)"
6. Sarjana 2(Strata 2), Sebutan "Magister...",Singkatan "M.(...)"
7. Sarjana 3(Strata 3), Sebutan "Doktor...",Singkatan "Dr."

Tapi ada juga namanya Sp1 (Spesialis 1),Sp2 (Spesialis 2), memang tidak begitu akrab di telinga masyarakat luas,,spesialis satu itu setara dengan Master, sp.2 setara dengan Doktor,,jalur spesialis itu lebih mudah dicontohkan di bidang kedokteran jalur akademisnya.
Bahkan pada jaman dulu ada jenjang S0,(Non gelar),,dulu itu setara dengan Diploma(baik 1,2,3/4).

Dan 1 lg,gelar "Professor", itu bukanlah gelar akademik.Gelar tertinggi yang bisa diraih oleh seseorang dari perguruan tinggi itu adalah "Doktor".
Sebutan "Professor/Guru besar" dapat diberikan kepada seseorang yang telah menghasilkan karya ilmiah dan buah pemikiran yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemaslahatan masyarakat.Dan Pemberian nama itu tidak sembarangan, melibatkan para guru besar lainnya, pejabat-pejabat berwenang, bahkan mungkin ahli dari luar negeri.Gelar tersebut masih hanya dipergunakan selama yang bersangkutan masih aktif bekerja (sebagai pendidik/pengajar) di PT nya.

Dari berbagai sumber.

Rabu, 15 Agustus 2012

Origami Hati


Origami (折り紙, dari ori yang berarti "lipat", dan kami yang berarti "kertas") merupakan seni tradisional melipat kertas yang berkembang menjadi suatu bentuk kesenian yang modern.
Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula sejak kertas diperkenalkan pada abad pertama di zaman Tiongkok kuno pada tahun 105 Masehi oleh Ts'ai Lun.
Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal dari Tiongkok adalah tongkang (jung) dan kotak.

Contoh-contoh origami : 



Berikut ini adalah video buatan saya sendiri tentang membuat origami berbentuk hati, teknik ini saya dapatkan dengan susah payah dari teman saya.Bahkan harus jatuh bangun dan mengemis penuh sedih.*Lebay.

Ini menggunakan media uang, karena pertama ukurannya yang sudah pas, dan bisa mudah diperoleh dimana saja.Usahakan gunakan uang kertas yang masih baru, agar lipatan dan bentuknya menjadi lebih indah, tidak lemas dan kuat.

Semoga bermanfaat^^.